Berita

Hari Kedua MPLS Ramah SMK Mutu Go 2026, Siswa Baru Dibekali Etika Bermedia Sosial dan Budaya 5S

Ponorogo — Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Muhammadiyah 1 Ponorogo (SMK Mutu Go) kembali memberikan pembekalan karakter kepada seluruh peserta didik baru pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung II SMK Mutu Go ini mengangkat dua materi penting, yaitu Etika Bermedia Sosial dan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).

Materi Etika Bermedia Sosial diberikan sebagai bekal bagi siswa agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika. Di era digital yang semakin berkembang, media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik diajak memahami pentingnya menjaga jejak digital, menghindari penyebaran informasi yang belum tentu benar (hoaks), tidak melakukan perundungan siber (cyberbullying), serta menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, edukatif, dan produktif.

Selain itu, peserta juga diingatkan untuk selalu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah dalam setiap aktivitas di dunia maya. Sikap bijaksana dalam berkomunikasi dan menghargai perbedaan menjadi salah satu poin utama yang ditekankan dalam materi tersebut.

Materi kedua mengenai Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) menjadi salah satu budaya positif yang terus diterapkan di lingkungan SMK Mutu Go. Melalui pembiasaan ini, peserta didik diajak membangun hubungan yang harmonis dengan guru, karyawan, teman sebaya, maupun masyarakat. Budaya 5S diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, ramah, saling menghormati, dan penuh rasa kekeluargaan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, studi kasus, dan tanya jawab yang membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Antusiasme siswa menunjukkan semangat mereka dalam mengikuti setiap rangkaian MPLS Ramah.

Melalui pembekalan hari kedua ini, SMK Mutu Go berharap seluruh peserta didik baru mampu menerapkan etika dalam bermedia sosial serta membiasakan budaya 5S dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan Generasi STAR (Sinergis, Terampil, Adaptif, Religius) yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di era digital.

Kajian Jumat Berkah

  • Jangan Tunda untuk Bertobat, Waktu Kita Terbatas