Hari Pertama MPLS Ramah SMK Mutu Go 2026, Siswa Baru Dibekali Materi AIK dan Pencegahan Bullying
Ponorogo — SMK Muhammadiyah 1 Ponorogo (SMK Mutu Go) melaksanakan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Aula Gedung II SMK Mutu Go. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru dengan penuh antusias sebagai langkah awal mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter yang unggul.
Pada hari pertama MPLS Ramah, peserta mendapatkan dua materi utama yang menjadi pondasi dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah, yaitu Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta Pencegahan Bullying.
Materi AIK diberikan untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi identitas SMK Mutu Go sebagai sekolah di bawah naungan Muhammadiyah. Peserta diajak memahami pentingnya akhlak mulia, semangat beribadah, sikap toleransi, serta nilai-nilai amar ma'ruf nahi munkar yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Sementara itu, materi pencegahan bullying bertujuan membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta cara mencegah dan melaporkan tindakan perundungan. Melalui materi ini, siswa diajak untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, serta membangun budaya saling peduli dan mendukung satu sama lain.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta didik secara aktif. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh narasumber.
Melalui kegiatan MPLS Ramah hari pertama ini, SMK Mutu Go berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta mengimplementasikan nilai-nilai Generasi STAR (Sinergis, Terampil, Adaptif, Religius) dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal tersebut, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang harmonis serta penuh semangat kebersamaan.




